Tampilkan postingan dengan label Diary Depresiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary Depresiku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Juni 2014

Cowok sakit +ego-

Cowok sakit -ego- wanita
27 Juni 2014
12:22
Aku fikir dia adalah cowok sakit.

Dia pernah memintaku mengikuti segala keinginannya. Dan hanya karna aku merasa telah mencintainya, maka akupun menuruti segala yang dia mau . Dan itu tak pernah berhenti, dia terus memaksaku mengikuti egonya.

Saat waktu membuatku naik level, aku pun memikirkan. Siapakah dia yang seenaknya saja memintaku menuruti segala keinginannya.?
Dia hanya manusia biasa, yang kebetulan ada bagian dalam dirinya yang membuatku Jatuh Cinta.
Tapi, jika dia juga cinta. Kenapa tak bisa sedikit saja dia tekan egonya untuk mengerti apa mauku? Bukan hanya mementingkan apa mau nya saja?

"ah, ternyata dia cowok sakit" pikirku.

Maka akupun meninggalkannya. Kuputuskan tali cintaku padanya. Dan itu sungguh-sungguh.


Dan saat aku semakin tua. Aku telanjang didepan cermin. Menyadari bahwa takdirku memang hanya bisa mengikuti ego orang-orang yang mencintaku. Bukan orang yang kucintai. Karna aku adalah wanita.

sekarang siapa yang sakit?

nb: ditulis dalam keadaan kesal,akibat dimanfaatkan cowok.

Senin, 02 Juni 2014

NULIS DIARY


Entah kenapa, Tiba-tiba saya ingin berhenti nulis diary. Padahal selama ini Saya sudah rutim menulis diary. Bahkan sudah memulainya sejak kelas  3Sd.

 Awalnya karna saya suka membeli buku-buku catatan kecil dan mengumpulkan biodata dari teman-teman. Tapi makin kemari saya menjadikan buku-buku kecil itu sebagai tempat mencurahkan isi hati dan kejadian-kejadian penting setiap harinya.

Catharine M. Cox, seorang penulis buku, pernah mempelajari kebiasaan 300 orang jenius – seperti Isaac Newton, Einstein, dan Thomas Jefferson – dan menemukan bahwa semua orang jenius tersebut merupakan penulis jurnal atau buku harian yang rajin. Juga, ingatlah bahwa Thomas Edison menulis 3 juta halaman catatan, surat, dan pemikiran pribadinya dalam ratusan jurnal pribadi sepanjang hidupnya.


dan ya, sekarang saya fikir. Saya ingin mengikuti jejak para jenius itu dan menulis jurnal pribadi sampai saya tidak bisa menulis lagi :D

Cemungutt..

Rabu, 05 Februari 2014

Aku Lemah

Dari Luar Aku terlihat Kuat.
Tapi dari dalam aku sangat lemah.


Ada sebuah luka dihatiku,

Luka yang pernah tergores di masa lalu

Luka itu kecil,
Sangat kecil hingga nyaris tak terlihat

 luka itu tersimpan jauh dilubuk hatiku

tapi, ironisnya luka itu tak pernah kering,

 ia selalu Berdarah
 dan basah

Sesekali aku lupa akan luka itu

Tapi saat sebuah kesakitan mengingatkan ku,
 luka itu kembali berdetak dan hidup

Dia membuatku merasa lemah

Mungkin selamanya

Atau mungkin sampai tiba saat,

Seseorang akan membawa obat untuk lukaku


Senin, 27 Januari 2014

Kalau gue jomblo. Kenapa?

Mungkin banyak dari teman semuanya yang gak suka atau tidak tertarik sama sekali dengan dunia 'jomblo. "ah, ngejomblo itu gak enak","yang mau jadi jomlo itu Cuma mereka yang gak laku", "aduh, jadi jomblo itu pasti kesepian dan kayak bego". Atau apalah itu segala yang berkaitan dengan jomblo itu bukan urusan saya.
Jombo sering kamu gunakan untuk julukan orang yang gak punya pacar, iya kan,.

Dan 1 fakta dalam hidupku mengenai jomblo. Aku adalah satu-satunya cewek dilingkunganku yang sejak lahir sampe sekarang udah jomblo. Hoho
Gak bisa dipuungkiri kadang aku juga iri sama mereka yang punya pacar. Tapi ya mau gimana lagi, aku sudah nyaman jadi jomblo, dan mungkin ini udah takdir kali ea.
Aku juga punya komitmen gak mau pacaran sampe tamat sekolah nanti. Gila aja, gak pernah pacaran aja sekolahku udah amburadul bekatul. Gimana kalau aku pacaran sambil sekolah???

Terkadang aku bangga dengan statusku ini, tapi lebih banyak tidak bangganya sih. Kan kasihan sama puluhan cowok disana yang kutolak cintanya satu-satu. Hahahah 'gak lah becanda doang'

Dulu itu aku pernah naksir berat sama seseoarng. Eh, tapi itu dulu.kalo sekarang sih masih tetep sama. sampai aku selalu berusaha caper jika orang itu datang. Tapi pada akhirnya orang itu bukan milik ku.


Yaudalah, sekarang aku mikirnya gini aja. Aku jomblo sekarang itu bukan karna aku tidak laku. Tapi aku jomblo karna belum ada orang yang beruntung buat dapetin hatiku. Dan melihat sisi lain dari sisiku.

Minggu, 11 Agustus 2013

Tragedi 11 agustuss (Remuk badanku)

Aku jalan-jalan ke Ragunan di hari ke empat bulan lebaran ini.
Ya, selain suasananya yang amat Rame. Ternyata naluri kasih sayangku gak sanggup nahan air mata waktu lihat semua binatang yang ada di sana. Aku sedih lihat kuda-kuda delman yang dipaksa buat jalan keliling kebun binatang, buat aku meskipun seekor kuda dia pasti sangat letih. Liat objek "foto di atas gajah" aku juga jadi sedih, Gajah itu masih kecil. Bahkan aku nangis liat rusa-rusa kurus yang lagi nyantai di bawah pohon.

Bagaimana jika hewan-hewan ini stress dan mati. 
 
lalu kenapa kufikirkan ini??  
Tidak, sebenarnya hanya tak sengaja terlintas difikiranku.

Bagiku hewan-hewan seperti Mereka punya alam yang sunyi yaitu hutan. Lalu di balik kerangkengan besi kebun binatang ini, hewan-hewan dipajang dalam wilayah sempit yang sekelilingnya didesaki ratusan juta manusia.
Secara logika jika tidak terbiasa hewan-hewan ini bisa stress dan mati.

Ya, tapi inilah manusia. Hewan sebuas apapun bisa jadi santapan, dan hewan  paling berbahaya sekalipun bisa takhluk ditangan manusia. Karna manusia adalah Makhluk paling berakal di muka bumi.
Dan makhluk paling 'diMuliakan' di bumi oleh ALLAH  Swt.

Waktu di Ragunan aku beli 2 boneka teddy yang lucu.


 Aku merasa boneka yang pertama adalah boneka yang pernah aku lihat di cover album band Metal di kota medan, aku menyukainya dan akupun membelinya untuk kenang kenangan.
Tapi bukan ini aja kenangan yang aku dapet dari kebun binatang.

Tapi muka bonyok
 
Sumpah, ini gue juga malu majangnya.

jadi. Kejadiannya itu waktu pulang dari ragunan. Aku mau belok ke arah kanan dan lupa noleh ke arah belakang atupun liat spion. Dan seorang ibu-ibu bego' tiba-tiba muncul dari arah belakang. Helmnya gak dipake tapi dicangklekin mirip bawa tas, karna posisi terlalu dekat helmnya nyerempet stang kereta yang lagi aku bawa. Dan akupun terjerembab ke tanah bareng temen yang lagi aku bonceng.

Tragis..

Kejadiannya begitu cepat, pipi aku dicium aspal sampai lecet trus bibir aku pecah natap aspal. Banyak orang yang liat lalu lalang tapi tak satupun mau nolongin. Sialan, akhirnya aku berdiri sendiri dari TKP.
Dan sialnya lagi, dua orang tua bego yang udah menyebabkan aku jatuh sampe lecet gini malah Cuma berhenti bentar trus langsung jalan lagi tanpa minta maaf atau nolongin.
Ya, ternyata tidak semua orang tua itu bertanggung jawab. Beruntung aku terlahir dari orang tua yang sangat bertanggung jawab.

Ada dua orang yang yang berenti. Dia bilang "kerumah sakit aja ?"
Lha, ngomong gampang. Tapi duitnya mana. Rumah sakit sekarang kejam, orang sakit malah diporotin bukannya ditolongin. 
  Realita sialan..

Aku ngaca di spion dan mukaku udah bonyok kayak abis berantem. Gigiku merah kena darah. Untungnya temen yang ada di boncengan aku dia baik-baik aja.

Aku sadar ini adalah hidup dan ini adalah aturan main. Mereka tidak berfikir bahwa seseorang yang jatuh dari kereta ini adalah anak seorang manusia. Seseorang yang mungkin masih dianggap penting. Yang masih berguna bagi kehidupannya, seorang saudari, atu mungkin putri.
Entahlah!

 Aturan main yang ada di jalanan adalah, siapa cepat dia nyampe duluan. Dan aku kalah cepat sama 2 orang tua bego yang udah keduluan lari. Aku minta tolong sama orang lewat buat ngejer  ibu-ibu yang pake jilbab kuning itu. Seenngaknya dia harus bilang maaf, kenapa takut banget aku akan nuntut macem2. but who care?

Ya, aku anggap bonyok ini sebagai sebuah pelajaran berharga. Agar lain kali aku bisa hati-hati dan noleh ke spion.

Dan buat 2 orang tua bego itu. Aku tau Tuhan tidak pernah tidur. Jika hari ini kalian lolos dari apa -yang udah- kalian- lakukan. Aku yakin hati kalian saat ini juga sedang tidak tenang.
Dunia pasti berputar kan. Karma pasti terjadi. Walau tidak di dunia, Karma tetap akan terbalas di akhirat.

Kalian tau dua orang tua, Tuhan memang maha pemaaf. Tapi aku bukan Tuhan dan aku tidak memaafkan kalian.


DAMN


Kamis, 27 Juni 2013

Jika sebuah mawar, mekarlah dibalik sepi [Tribute to first Making Love]

Oh well, akhirnya saya ML juga dengan seseorang.

Pada 26 juni, seorang cowok sempurna telah membuat saya berubah pikiran.
untuk komitmen, tidak Ml sebelum menikah.

seorang cowok, Dia hanya makhluk asing yang baru ku kenal. Kami bertemu lewat akses dunia maya. Dia bukan satu-satunya pertemuan singkatku. Tapi dia tampak sedikit berbeda.
Aku tak ingat namanya, lagipula aku tak ingin mengingatnya. Yang jelas orang itu sudah mengutuk semua komitmenku untuk menjaga kesucian sampai di hari pernikahanku kelak.

SIALAN.

mungkin karna begitu sempurnanya. saya tak ingin menyiakan kesempatan ketika dia menawarkan diri untuk menemani saya. orang bilang ini bercinta. entahlah.
saya seorang gadis yang sudah jelas tak sempurna. dan saya lihat dia yang sempurna. sepertinya wajar saja saya mau.

tapi tiba2 saya jadi teringat suatu pepatah.  Di ibaratkan bunga, mungkin  saya sedang mekar-mekarnya di usia saya saat ini. tak peduli seburuk apa, jika bunga sedang mekar dia pasti indah.
"Dan para pria itu diibaratkan kumbang, yang sudah pastisangat menyukai sebuah bunga yang mekar. 
Itu kata-kata yang pernah dilontarkan seorang guru kepada saya dan  saya ingat itu setelah bertahun-tahun berlalu.

tapi sekali lagi, kesempurnaan cowok yang kutemui kali ini memang sungguh berbeda. Akupun menghiraukan kata-kata dari ibu guru itu.

Lalu kenapa saya masih ingin menulis judul seperti di atas?
"jika sebuah mawar,mekarlah di balik sepi"
ya itu adalah harapanku sebagai sebuah bunga sebagai sebuah mawar Aku ingin mekar sendirian di dalam sepi, di balik keramaian tanpa ada yang menyadari.
Tapi sayangnya meski aku telah berusaha mekar di balik sepi. seorang kumbang tetap punya insting dan cara untuk menghisap maduku.

dan inilah yang terjadi.
Kami pergi ke hotel. Ketika melakukan itu, fikiranku  memang sedang kacau. Aku bertanya-tanya 'kenapa harus dengan orang asing ini. Bukan pada seseorang yang kucintai?'


Tapi aku tak menyesal ketika melakukan itu. Aku fikir ini adalah pilihanku, untuk apa aku menyesal. Kalaupun aku harus membenci seseorang. Maka orang yang harus kubenci saat itu adalah diriku sendiri. Bukan orang yang sudah mempengaruhiku ini. Karna membenci seseorang itu, berarti aku masih memiliki rasa pada orang itu. Dan aku tak memiliki rasa pada orang asing ini. sedikitpun tidak. Aku hanya tertarik dengan keindahannya.

lalu, apa yang terjadi.
Setelah beberapa jam, melakukan hal yang sama dengan isi film bokep. Hatiku beretak. aku berkata dalam hati "inikah surga dunia"
cowok yang nyatanya (akhirnya saya tau dia seorang gigolo). dia tertidur disampingku, dia mengecup keningku dan bilang "aku sayang kamu". hatiku mengingkari itu imposible.
Meski saya akui dia sangan romantis, sangat lihai membuai hati setiap wanita. saya hampir meleleh.

Seketika kekacauan saya redup. saya hanya memikirkan hal yang baru saja terjadi. itu tadi seperti mimpi.

Mungkin itu sebabnya dia terlihat indah. Dia merawat tubuhnya untuk kesenangannya, untuk hal yang menurutnya bisa membuatnya bahagia.

terasa waktu begitu cepat berlalu, ketika itu kami menyudahinya. tubuhnya yang indah bergerak dari tempat tidur dan memakai bajunya. aku hanya memperhatikannya, aku makin menyadari bukan salahnya kenapa aku mau ML dengannya. aku tak peduli apapun lagi tentang dirinya. hingga kami pulang kerumah masing-masing. pertemuan singkatku tetap akan hidup diingatanku. meski kami takkan pernah bertemu lagi.aku akan ingat orang pertama yang sudah menikmati surga dunia bersamaku. 
Dia Malaikatku.

Dan setelah dia perlahan hilang dan pergi. Biarkanlah aku kembali ke balik daun. sebagai mawar.
biarkan saya kembali mekar dibalik sepi dengan semua masalah yang akan ditimbulkan kelak.